Pasangan JImat-Akur Akan Disahkan

Surel Cetak PDF

 

Kantor_KPU_Kab_Subang-747182.jpgSUBANG – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Subang Ruhimat – Agus (Jimat Akur) akhirnya akan ditetapkan sebagai pasangan calon terpilih dalam Pilkada 2018 setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan pemohon. Pembacaan amar putusan MK tersebut tertanggal 10 Agutus 2018. Selanjutnya kata Ketua KPU Kab Subang, Maman Suparman sesuai dengan PKPU No. 9 tahun 2018 dan PKPU No. 2 tahun 2018 setalah ada putusan tetap maka maksimal 3 hari kalender KPU harus segera menetapkan  Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Maka KPU akan melakukan mengesahkan penetapan pada Minggu, 12 Agutus 2018. "Untuk selanjutnya menunggu waktu pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Subang oleh DPRD Kabupaten Subang," ujarnya dalam Ekspose Hasil Putusan Mahkamah Konstitusi Terkait Peselisihan Hasil Pemilu Pilkada 2018 di Ruang RPP KPU Kab Subag, Sabtu (11/8/2018).
Kemudian dikatakan Kepala Seksi Datun Kejari Subang, Sigit Prabawa selaku Jaksa Pengacara Negara (JPN) menyebutkan penolakan berdasarkan amar putusan MK yang menyatakan bahwa penggugat tidak memiliki legal standing. Adapun legal standing yang dimaksud ialah berdasarkan pasl 179 MK hanya mengadili selisih perolehan suara dengan jumah 0,5% atau sebanyak 3.892 suara.
Dalam gugatannya Pemohon mengajukan 395 bukti sebaliknya pihak KPU megajukan 106 bukti yag terdiri dari form C, C1, C2 KWK termasuk penetapan hasil perhitungan suara termasuk rekap hasil perhitungan suara di kecamatan dan kabupaten.
Oleh karena telah memiliki ketetapan hukum, harus segera dilakukan pengesahan hasil Pilkada. Berdasarkan hasil penetapan penghitungan rekapitulasi pada 5 Juli 2018 perolehan suara hasilnya ialah pasangan Ruhimat – Agus sebanyak 310.361 suara, pasangan Imas - Sutarno sebanyak 232.273 suara dan pasangan Dedi - Budi sebanyak 235.911 suara. Jumlah suara yang masuk sebanyak 825.076 ‎yang terdiri dari 778.545 suara sah dan 46.531 suara tidak sah.