KPU Temukan 4.791 Pemiih Tak Terdaftar dalam SIAK

Surel Cetak PDF

Media Gathering KPU Kab SubangSUBANG - Sebanyak 24.078 pemilih di Kabupaten Subang diketahui belum memiliki KTP elektronik. Menurut Komisioner Divisi Data dan Program Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kab Subang, Suryaman setelah disinkronisasi dengan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kab Subang, sebanyak 4.791 diantaranya tak ada dalam Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK). “Kini kami mengejar yang belum dan melacak yang 4 ribuan itu. Karena berkaitan dengan kesiapan dalam menyediakan surat suara,” ujarnya dalam Media Gathering di Hotel Betha, Sabtu (2/5/2018).

Kegiatan Media gathering ini adalah untuk menyampaikan kepada media tentang catatan yang telah dilaukan KPU.

Kemudian kata Suryaman sesuai aturan Pilkada sekarang pemilih selain terdata dalam DPT juga harus memperlihatkan KTP elektronik atau Surat Keterangan (Suket) yang dikeluarkan Disdukcapil.

Untuk itu kata Suryaman, KPU melakukan koordinasi dengan Disdukcapil Kab Subang untuk pemberian KTP elektroni ataupun Suket. “Untuk pemberian Suket saja ada sekitar 13 ribuan,” imbuhnya.

Kemudian kata Suryaman pendataan mulai memasuki tahapan untuk Pemilu 2019. “(Tanggal) 15 – 17 Juni sudah harus menetapkan DPS untuk pemilu 2019,” katanya. Dari hasil verifikasi ada daftar pemilih pemula tambahan sekitar 20 ribuan.

Kemudian kata dia satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pemilu 2019 maksimal untuk 300 pemilih. Apabila lebih harus dibagi lagi TPS-nya atau dialihkan ke TPS lain. “Kalau lebih (dari 300 pemilih) data tidak akan muat dalam Sidalih KPU,” imbuhnya. Diperkirakan akan ada penambahan jumlah TPS yang cukup signifikan.

Kemudian dari disampaikan oleh Divisi Hukum KPU Kab Subang, Rokib el-Faris menyebutkan KPU tengah melakukan tengah verifikasi kepesertaan DPD Jawa barat sampai tanggal 9 Juni.

Dilaporkan bahwa satu orang yag melakukan gugatan tetapi ditolak. Untuk calon DPD Jawa barat sudah ada 48 calon anggota DPD berhak maju pada proses pencalonan.

Mengenai verifikasi dukungan dilakukan dengan cara mendatangi door-to-door atau meminta Liaison Officer (LO)-nya untuk menghadirkan atau melakukan video call yang difasilitasi LO. Sedangkan verifikasi dukungan kepada yang sudah meninggal dilakukan dengan cara mendatangi pihak keluarga dan makamnya untuk memastikan almarhum/mah meninggal saat sebelum atau sesudah penyerahan dukungan.

“Kami menargetkan tanggal 11 atau 12 Juni selesai (hasilnya) untuk diserahkan kepada KPU Provinsi Jawa Barat,” katanya.

Kemudian Divisi Teknis KPU Kab Subang, Hari Nazarudin menyebutkan untuk pelaksanaan Pilkada pekerjaan meliputi penyortiran dan menyiapkan kelengkapan TPS. Membagi kegiatan yang dilakukan oleh KPU Subang maupun oleh KPU Provinsi.

Perusahaan pencetak salah satu perusahaan beralamat di Cileungsi Bogor bersamaan dengan surat suara untuk Kabupaten Purwakarta, Kota Bandung dan Serang. Untuk tenaga penyortir, kata Hari pihaknya yakin akan lebih cepat selesai karena masyarakat cukup antusias mendaftarkan diri sebagai tenaga penyortir. “Kita yakin dengan besarnya antusias warga (menjadi tenaga penyortir) bisa selesai 1 sampai 2 hari,” katanya.

Kemudian Sekretaris KPU Kab Subang, Furwani meminta kepada media yang hadir supaya ikut berpartisipasi dalam peliputan memberitakan yang dilaksanakan oleh KPU. (MDC/KPUKabSubang)