Status Tersangka Tak Halangi Proses Pencalonan Kepala Daerah

Surel Cetak PDF


MAMANSUBANG – Proses tahapan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Subang akan tetap berlanjut walapun salah satu calon terjerat hukum. Menurut Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Subang, Maman Suparman berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 3 tahun 2017 proses hukum tidak bisa mengugurkan calon Kepala Daerah.

“Kita juga mengikuti informasi itu (penangkapan salah satu calon Kepala daerah), kita tetap bekerja sesuai mekanisme bahwa kasus salah seorang calon dengan kasus tersangka tidak bisa atau secara otomatis tidak menggugurkan pencalonan. Begitu pula tidak bisa menghambat proses Pilkada. Kecuali ada keputusan tetap (pengadilan),” ujarnya menjelaskan kepada wartawan di Subang, Rabu (14/2/2018).

Selanjutnya kata Maman, pihaknya masih menungggu proses hukum. Apabila vonis pengadilan tetap (inkrah) lebih dari 30 hari sebelum pemungutan suara maka calon bisa digantikan oleh tim kampanye. “Sedangkan apabila inkrah jatuh kurang dari 30  hari sebelum pemungutan suara maka pasangan calon tidak bisa digantikan,” jelasnya lagi.

Menurut aturan pergantian calon itu ada 3 sebab. Pertama tidak memenuhi syarat, kedua meninggal dunia dan ketiga terjerat hukum dengan status putusan hukum tetap (inkrah).