KPU Kab Subang Terima KOmnas HAM RI

Surel Cetak PDF

Bersama Komnas HAMSUBANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Subang akan melibatkan penyandang disabilitas sebagai penyelenggara pemilu di TPS akses disabilitas.

Untuk memperkenalkan para calon kepada mereka kata Ketua KPU Subang, Maman Suparman  akan menerbitkan booklet misi visi para calon dengan huruf braille. “Karena mereka juga adalah pemilih yang memiliki hak untuk tahu siapa calon yang akan mereka pilih,” ujarnya saat menerima rombongan Komisi Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) di di Ruang Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) KPU Subang, Selasa (19/12/2017). Kata Maman untuk merealisaikannya KPU akan bekerja sama Forum Perduli Disabilitas.

Kemudian disampaikan Komisioner Divisi Data, Hari Nazarudin menyebutkan KPU akan membuka 2 tempat pemungutuan suara (TPS) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) karena jumlah warga binaan kurang lebih 900-an. Untuk KPU akan bekerja sama dengan aparat Polres untuk mendata jumlah pemilih di lapas Polsek, Polres maupun Lapas.

Lapas Subang termasuk Lapas yang sangat dinamis dalam jumlah warga binaan karena sering jadi tempat transit tahanan yang akan dipindah antar wilayah. “Kami akan meminta supaya tahun politik tidak terlalu dinamis,” ungkap Hari.

Kemudian untuk para buruh akan berkoordinasi dengan pengurus serikat buruh. Sedakan untuk pelayanan pemilih pasien di Rumah sakit akan ada TPS mobile.

Kata Hari KPU Kabupaten Subang sebagai bagian dari KPU Provinsi Jawa Barat juga akan mengubah paradigma pelaksaan pemilu dari kontestasi politik mejadi wisata politik bagi warga. Untuk menghindari ekses dari pemilu.

Terutama Jawa Barat dengan jumlah pemilih terbanyak se-Indonesia harus menjadi contoh baik suksesnya penyelenggaraan pemilu.

Jumlah pemilih di Kabupaten Subang sebanyak 1,2 juta jiwa dari jumlah penduduk sekitar 1,5 juta jiwa.

Komisi Pemiliahn Umum KPU Kabupaten Subang menerima Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Komnas HAMUntuk pemutakhiran data pemilih dilakukan melalui Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). “Apabila ada yang belum punya KTP akan diisi pada form khusus kemudian akan diajukan untuk perekaman kepada Dinas Penduduk untuk selanjutnya dibuatkan Surat Keterangan atau Suket,” jelasnya lagi.

Rombongan Komnas HAM dipimpin oleh Imelda Saragih menyampaikan tujuan kedatangannya untuk memantau pra-Pilkada, pada pelaksanaannya dan pasca Pilkada. “Kami berharap pelaksanaan pemilu supaya berjalan dengan baik,” ujarnya.

Kata Imelda sepanjang pemantauannya berjalan dengan baik. “Tinggal nanti pada hari H-nya bagaimana implementasinya,” katanya. Termasuk persiapan yang dilakukan kepada kelompok disabilitas sudah positif. “Tinggal kita melihat bagaimana dampaknya pada kelompok disablitas tersebut pada tahun 2018 (nanti),” katanya lagi

Kata Imelda hasil pemantauan ini akan dijadikan bahan rekomendasi. “Apa yang kami lihat sekarang ini kemudian akan mengolahnya selanjutnya akan memberikan rekomendasi-rekomendasi baik ke KPU daerah maupun ke KPU Pusat,” ujarnya. (MDC KPU Kab Subang)